KUNINGAN(MASS) - Kasus gantung diri Santi Susanti di Dusun Puhun RT 13/04 Desa/Kecamatan Kramatmulya menambah daftar panjang kasus gantung diri yang terjadi di Kabupaten Kuningan selama tahun 2017. Hingga bulan September sudah ada delapan kasus gantung diri yang terjadi di kota kuda. mencoba mengulas kembali satu persatu kejadian itu.
Kuningan (BK) - Insiden bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Kuningan. Kali ini masyarakat Dusun Puhun RT. 13, Desa Kramatmulya, Kec
nWrsB4. - Kasus bunuh diri terjadi di sebuah perumahan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis 4/3/2021. Kasus ini pun menghebongkan masyarakat yang tinggal di sekitaran lokasi tersebut. Sedangkan korban merupakan seorang mahasiswa berinisial DJA dan berusia 26 tahun. DJA nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Kejadian yang menghebohkan itu berlangsung di sebuah perumahan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis 4/3/2021. Baca juga Pria Gantung Diri di Bontang, Rajin Beribadah dan Mengaku Sering Dapat Bisikan Gaib Menurut informasi yang dihimpun korban ditemukan di salah satu kamar di rumah korban. Korban pertama kali diketahui oleh ibu korban waktu sekitar jam 8 pagi. Selang beberapa waktu ibu korban, Nuryanti, terkejut dan mengabarkan kepada suaminya. Seorang warga, Yono 60, membenarkan ada yang nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. "Iya, katanya gantung diri," ujarnya. Mengenai penyebab korban meninggal sebelum minta menikah, Yono mengatakan, soal kabar itu belum bisa memastikan sebab akibatnya. Namun kabar beredar demikian dan sekarang lokasi rumah duka masih banyak dikunjungi orang yang bertakziah. "Kalau penyebab kematian apalagi informasi korban minta nikah itu enggak tahu persis. Cuma sekarang, di rumah korban masing berlangsung melakukan kifayah," ujarnya. Baca juga Pria 28 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri setelah Culik dan Bunuh Keponakan Istri Siri Babinsa kelurahan setempat, yakni Serma Aceng Johar mengatakan bahwa kejadian ini murni bukan kekerasan.