genetikseperti diagram perkawinan sebagai berikut. Dari diagram papan catur di atas, terlihat bahwa keturunan pada F2 adalah: Pewarisan Sifat pada Manusia. 1. Albino Gen buta warna akan berpengaruh dan menyebabkan buta warna ketika tidak bersama dengan gen normal (C). Maka kemungkinan genotipe yang dapat terjadi sebagai berikut. XcY
1 Buta Warna ( colour blind ) Buta warna merupakan cacat bawaan pada manusia. Penderita penyakit ini tidak dapat membedakan warna tertentu. Buta warna ditentukan oleh gen resesif cb ( colour blind ) yg bertaut seks pada kromosom X. Ada dua macam penyakit buta warna, yaitu Buta warna parsial, jika tidak dapat membedakan warna
Perhatikangambar jaringan penysusun organ tubuh manusia berikut ini! Organ yang disusun oleh jaringan dan sistem organ yang dibangun adalah . answer choices . pembuluh darah, sistem transportasi Berikut ini diagram pewarisan gen buta warna pada manusia: P: XXc >< XcY. F1: XXc, XY, XcXC, XcY.
penurunan sifat pada manusia. akan diperoleh 16 kombinasi genotipe dan 4 macam fenotipe. Untuk lebih jelasnya perhatikan diagram berikut ini. buta warna merah hijau, tidak mampu membedakan warna merah dan hijau. Buta warna ini dikendalikan oleh gen resesif. Gen ini terpaut dalam kromosom X. Terdapat 5 kemungkinan genotipe, yaitu: 1
Golongandarah manusia ditentukan menurut sistem A - B - O. Dari sistem ini, golongan darah manusia terdapat empat tipe yaitu: golongan darah A, golongan darah B, golongan darah AB, dan golongan darah O. Ini didasarkan atas ada tidaknya antigen A dan anti gen B di dalam eritrositnya. Adanya anti gen ditentukan oleh gen di dalam kromosom.
Polasifat hereditas tentang buta warna Jika buta warna dibawa oleh gen resesif cb yang terpaut pada kromosom X, maka penderitanya adalah X cb X cb dan X cb Y, sementara X CB X cb adalah wanita carier. Anenamel (Gigi Tak Beremail), kelainan ini dibawa oleh gen yang bersifat dominan pada kromosom X. Gen g menentukan gigi normal, sementara gen G
Sifatketurunan pada manusia yang ditentukan oleh gen-gen yang tidak terpaut kromosom yaitu . a. buta warna. b. warna mata. Pernyataan berikut ini yang sesuai dengan metode determinasi seks lebah madu yaitu a. Lebah betina (pekerja) mempunyai kromosom haploid. Seorang ayah buta warna akan menurunkan gen buta warna tersebut pada
Diagrampewarisan kromosom seks pada Manusia. sumber: www.stepsforliving.hemophilia.org: Gen buta warna dikendalikan oleh Gen B pada kromosom X. Pada tahun ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan merilis kurikulum baru, yaitu kurikulum 2013. Pada kurikulum 2013 penjurusan ( peminatan ) dilakukan pada tahun pertama atau kelas X. Bagi
Berikutadalah beberapa contoh bentuk pewarisan sifat pada manusia yang dapat diamati. 1. Warna kulit. Warna kulit manusia berbeda-beda karena dipengaruhi oleh gen. Gen dapat disederhanakan menjadi tiga gen. Misalnya, tiga gen tersebut yaitu gen A, B, C yang mengkode pembentukan pigmen kulit, yaitu melanin.
YenniMarhayanti menerbitkan KD-3.6.(POLA2 HEREDITAS PADA MH) pada 2021-11-01. Bacalah versi online KD-3.6.(POLA2 HEREDITAS PADA MH) tersebut. Download semua halaman 1-24.
2MGc4e. KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 KELAINAN/PENYAKIT MENURUN MELALUI GONOSOM DAN GOLONGAN DARAH A. Tujuan PembelajaranSetelah kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan Anda mampu 1. Menganalisis kelainan/penyakit yang diturunkan melalui Menganalisis penurun golongan darah pada manusiaB. Uraian MateriKelainan/penyakit menurun yang diturunkan melalui sel kelamin gonosom ada yangterpaut kromosom X dan ada yang terpaut kromosom Kelainan/Penyakit genetic terpaut Kromosom Xa. HemofiliaHemofilia adalah penyakit genetik yang ditandai dengan darah yang sulitmembeku. Hal ini karena tubuh penderita hemofilia kekurangan faktor pembeku darah sehingga darah sulit membeku. Apabila seorang penderita hemofilia mengalami luka maka akan mengalami pendarahan terus menerus sehingga luka sekecil apapun dapat menyebabkan penderita meninggal karena kehabisan darah. Darah yang normal akan membeku dalam waktu 5 menit, sedangkan darah penderita hemofilia memerlukan waktu antar 16 menit-20 menit untuk membeku. Dalam jangka waktu tersebut sudah cukup bagi penderita hemofilia untuk kehabisan darah jika terjadi pendarahan. Penyakit ini dikendalikan oleh gen h yang bersifat resesif yang terpaut pada kromosom X. Penderita hemofilia biasanya laki-laki yang bergenotip XᑋY. Penyakit hemofilia tidak ditemukan pada wanita karena gen h penyebab hemofilia bersifat letal jika dalam keadaan homozigot resesif. Dengan demikian, perempuan yang bergenotif XᑋXᑋ akan meninggal sebelum dilahirkan atau ketika masih bayi. Perempuan yang bergenotip XᴴXᑋ adalah perempuan normal, akan tetapi perempuan tersebut merupakan pembawa hemofilia. Semua perempuan yang bergenotip heterozigot adalah carrier. Jika perempuan tersebut menikah dengan laki-laki normal, maka ada kemungkinan anak laki-laki dari keturunannya menderita hemofilia. Hal ini dapat di gambarkan sebagai berikutb. Buta WarnaButa warna adalah kelainan yang ditandai dengan ketidakmampuan untuk membedakan warna dibedakan menjadi 2 dua, yaitu buta warna parsial sebagian dan buta warna total. Penderita buta warna parsial tidak bisa membedakan warna merah dan warna hijau, sedangkan buta warna total tidak bisa membedakan semua warna, dalam penglihatannya hanya warna hitam dan putih saja. Kelainan ini dikendalikan oleh gen c yang bersifat resesif sehingga perempuan yang bergenotip XᶜXᶜ akan meninggal ketika dia masih dalam kandungan atau ketika masih dalam bayi. Dengan demikian, penderita buta warna kebanyakan adalah laki-laki. Laki-laki penderita buta warna bergenotif XᶜY, sedangkan laki-laki normal bergenotip XᶜY. Perempuan yang bergenotip XᶜXᶜ merupakan perempuan normal, tetapi pembawa buta warna carrier.Apabila dalam pasangan alel dengan kromosom X yang normal, maka cacat buta warna tidak akan terjadi, tetapi bila berpasangan dengan kromosom y, maka laki-laki akan menderita buta warna. Jika perempuan pembawa buta warna menikah dengan lelaki normal maka kemungkinan anaknya ada yang buta Jika perempuan pembawa buta warna menikah dengan laki-laki normal, maka kemungkinan anaknya ada yang buta AnodontiaAnodontia merupakan suatu keadaan dimana benih gigi tidak terbentuk sama sekali disebabkan oleh gen resesif pada kromosom X. Meskipun semua gigi sulung terbentuk dalam jumlah yang tepat, anodontia dapat terjadi pada periode gigi tetap/ permanen. Namun sebenarnya kondisi ini sangat jarang anodontia melibatkan baik gigi susu maupun gigi tetap. Namunsebagian besar kasus ditemukan anodontia yang terjadi pada gigi tetap. Kondisi ini sering dikaitkan dengan sindrom pada saraf, yaitu ektodermal displasia dan kelaian pada kulit. Gangguan ini dapat menyebabkan terjadinya komplikasi berupa kesulitan dalam aktivitas yang melibatkan fungsi gigi. Misalnya seperti pengunyahan, bicara, dan juga gangguan bergigi coklat heterozigot jika menikah dengan pris normal, kemungkinan akan memiliki anak yang bergigi coklat dan bergigi Kelainan/Penyakit genetic terpaut Kromosom YSelain pada kromosom X, ada juga gen terpaut pada kromosom Y yang menyebabkan kelainan genetik. Gen-gen yang terpaut kromosom Y disebut holandrik. Oleh karena gen-gen tersebut terpaut pada kromosom Y maka anak perempuan tidak mendapatkannya. Kelainan dan penyakit genetik terpaut pada kromosom Y , misalnya merupakan kelainan yang berupa adanya pertumbuhan rambut pada tepi daun telinga. Kelainan ini disebabkan oleh adanya gen h yang bersifat resesif dan terpaut pada kromosom Y. Jika seorang wanita menikah dengan laki-laki yang menderita kelainan hypertrichosis maka mempunyai anak perempuan yang semuanya normal, sedangkan semua anak laki-lakinya akan menderita Golongan Daraha. Sistem ABOPenggolongan darah ini didasarkan atas macam antigen dalam itu diwariskan oleh seri alel ganda dengan simbol I. Huruf I ini berasal dari kata isoaglutinin, yaitu antigen yang mengakibatkan empat golongan darah tersebut. Gen IA dominan terhadap IO. Gen IB dominan terhadap IO. I A dan IB sama-sama dominan terhadap IO sehingga genotip IAIB menunjukkan golongan darah AB. Jadi, gen IO mempunyai alel IA dan alel IBb. Sistem RhesusGolongan darah pada manusia dibedakan menjadi Rh+, yaitu jika mempunyai antigen Rh dan golongan darah Rh -, jika tidak mempunyai antigen Rhc. Sistem MNSistem M dan N dimana darah seseorang tidak mengandung antibodi M atau N dalam darah manusia, maka penggolongan darahnya M,N, MN C. Rangkuman1. Kelainan/penyakit menurun yang diturunkan melalui sel kelamin gonosom ada yang terpaut kromosom X dan ada yang terpaut kromosom Kelainan/penyakit menurun yang terpaut kromosom kelamin X antara lain hemofili, buta warna, dan Kelainan/penyakit menurun yang terpaut kromosom kelamin Y antara lain Golongan darah terdapat beberapa sisitem yaitu ABO, Rhesus dan MN dan bersifat menurunD. Penugasan MandiriPerhatikan peta silsilah keluarga yang diantara anggota keluarga tersebut terdapat penderita buta warna. Apabila individu 1 bersifat normal homozigot, maka tentukan genotipe indovidu 2, 3, dan 4 !E. Latihan Soal1. Berikut ini diagram pewarisan gen hystrixgravier, yaitu pertumbuhan rambut kasar seperti landak hg. Kasus yang pewarisannya sama dengan pola pewarisan gen di atas adalah ….A. thalassemia, dari gen dominan ayah dan ibunyaB. hemofili dari gen terpaut kromosom XC. hypertrichosis dari gen terpaut kromosom YD. bisu dan tuli dari interaksi gen ayah dan ibunyaE. Albino dari gen resesif ayah dan ibunya 2. Perhatikan peta silsilah berikut!Pernyataan yang tepat berdasarkan perkawinan antara individu 1 dengan individu 2 adalah ....A. Semua anak-anaknya bersifat hemofiliaB. Persentase kelahiran anak laki-laki normal 50%C. Persentase kelahiran anak laki-laki hemofilia 25%D. Persentase kelahiran anak perempuan hemofilia 100%E. Persentase kelahiran anak perempuan normal carrier 50% 3. Orang yang tuli biasanya juga bisu. Hal ini dikarenakan sifat bisu tuli dikendalikan oleh gen D dan E secara bersamaan. Apabila salah satu gen tersebut tidak muncul, akan muncul sifat bisu tuli. Seorang laki- laki bisu tuli Ddee menikah dengan wanita normal DdEE maka persentase fenotip kemungkinan anak-anak mereka bisu tuli adalah….A. 12,5%B. 25%C. 37,5%D. 62,5%E. 100% 4. Berikut ini diagram pewarisan gen buta warna pada manusiaP XXᶜ >< XCYF1 XXC, XY, XCXC, XCY Kasus yang pewarisannya sama dengan pola pewarisan gen di atas adalah ….A. albino, dari gen resesif ayah dan ibunyaB. thalassemia, dari gen dominan ayah dan ibunyaC. bisu tuli, dari interaksi antara gen ayah dan ibunyaD. hipertrichosis, dari gen yang terpaut pada kromosom YE. hemofili, dari gen yang terpaut pada kromosom X PembahasanButa warna merupakan kelainan yang terpaut pada kromosom X dan bersifat resesif. Perhatikan beberapa kasus yang pewarisan berikut Albino disebabkan oleh alel resesif autosomal bukan gen resesif ayah dan ibunyaThalasemia disebabkan oleh alel dominan autosomal bukan gen dominan ayah dan tuli disebabkan oleh alel resesif autosomal bukan interaksi gen ayah dan merupakan kelinan yang terpaut pada kromosom merupakan kelainan yang terpaut pada kromosom X. Jadi, kasus yang pewarisannya sama dengan pola pewarisan gen di atas adalah hemofili, dari gen yang terpaut pada kromosom E Demikianlah ulasan materi persilangan sifat buta warna dan bagaimana contoh proses persilangan sifat buta warna. Terima kasih sudah mengunjungi idschooldotnet, semoga bermanfaat. Baca Juga Pewarisan Sifat Persilangan Monohibrid, Dihibrid, dan Intermediet
Pembahasan soal Ujian Nasional UN tahun 2019 bidang studi Biologi nomor 36 sampai dengan nomor 40 tentanghukum Mendel, penyimpangan semu hukum Mendel, hereditas pada manusia [buta warna], petunjuk evolusi, hereditas pada manusia [albino]. Soal No. 36 tentang Hukum MendelUntuk mendapatkan varietas unggul dilakukan penyilangan padi dengan kualitas beras pulen tetapi tidak tahan hama PPhh dengan padi kualitas beras pera tahan hama ppHH. Hasil persilangannya tampak pada diagram berikut. Jika F1 disilangkan dengan padi bergenotip dan fenotip tertentu akan menghasilkan keturunan F2 seperti pada diagram, yaitu padi dengan kualitas beras pulen tahan hama PPHH, PPHh, PpHH, PpHh. Kemungkinan genotip dan fenotip yang disilangkan dengan F1 tersebut adalah …. – pera tidak tahan hama – pera tahan hama – pulen tahan hama – pulen tahan hama – pulen tahan hama Karena keturunan F2 tidak ada yang berfenotip pera tidak tahan hama, bisa dipastikan F1 disilangkan dengan beras pulen tahan hama dengan genotip dominan homozigot PPHH. P2 PpHh × PPHH F2 Jadi, kemungkinan genotip dan fenotip yang disilangkan dengan F1 tersebut adalah PPHH – pulen tahan hama E. Perdalam materi ini di Persilangan Menurut Hukum Mendel [Soal UN dan Pembahasan]. Soal No. 37 tentang Penyimpangan Semu Hukum MendelPerhatikan diagram persilangan Drosophila berikut ini! Keturunan F2 yang diharapkan adalah menghasilkan rasio fenotip F2 = 1 1 1 1. Kenyataannya F2 yang dihasilkan Rasio fenotip hasil test cross kelabu – sayap panjang hitam – sayap pendek = 1 1. Penemuan ini menunjukkan bahwa …. B, V dan gen b, v berada dalam kromosom yang sama B, V dan gen b, v berada dalam kromosom yang berbeda B dan V saja berada dalam kromosom yang sama b dan v saja berada dalam kromosom yang sama tidak mampu menghasilkan gamet yang berbeda PembahasanBerdasarkan hasil test cross persilangan F1 dengan induk resesif, diketahui bahwa terjadi pautan gen B-V dan gen b-v. Pautan gen atau linkage tersebut menempati kromosom yang sama sehingga tidak bisa memisah satu sama lain. Akibatnya, tidak ada gamet Bv atau bV. Yang ada hanya gamet BV dan bv. Jadi, penemuan tersebut menunjukkan bahwa terjadi pautan antar B-V dan b-v dalam kromosom yang sama A. Perdalam materi ini di Penyimpangan Semu Hukum Mendel [Soal UN dan Pembahasan]. Soal No. 38 tentang Hereditas pada Manusia [buta warna]Berikut ini diagram pewarisan gen buta warna pada manusia. P XXc × XcY F1 XXc, XY, XcXc, XcY Kasus yang pewarisannya sama dengan pola pewarisan gen di atas adalah …. dari gen resesif ayah dan ibunya dari gen dominan ayah dan ibunya tuli, dari interaksi antara gen ayah dan ibunya dari gen yang terpaut pada kromosom Y dari gen yang terpaut pada kromosom X PembahasanBerdasarkan diagram di atas, buta warna dikendalikan oleh gen c yang terpaut pada kromosom X. Mari kita periksa setiap opsi gen resesif a yang terpaut autosom AA = normal, Aa = carrier, aa = albino Talasemia, gen dominan T yang terpaut autosom ThTh = talasemia mayor, Thth = minor Bisu tuli, gen resesif yang terpaut autosom Hipertrichosis, gen resesif ht yang terpaut kromosom Y XYht = laki-laki hipertrichosis Hemofilia, gen resesif h yang terpaut kromosom X XhY = laki-laki hemofilia Dengan demikian, yang dikendalikan oleh gen resesif yang terpaut kromosom X adalah buta warna dan hemofilia. Jadi, yang mempunyai pola pewarisan yang sama dengan buta warna adalah hemofilia E. Perdalam materi ini di Hereditas pada Manusia [Soal UN dan Pembahasan]. Soal No. 39 tentang Petunjuk EvolusiBurung finch di kepulauan Galapagos menurut sejarah evolusinya berasal dari Amerika Selatan. Setelah beberapa generasi paruh burung menunjukkan variasi pada bentuk dan ukuran. Proses terjadinya variasi pada paruh burung finch adalah …. seleksi alam sehingga terbentuk lebih dari satu jenis paruh, paruh panjang dan runcing disesuaikan makanan berupa serangga, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa biji-bijian, dan sebagainya konvergen sehingga memiliki struktur paruh yang sama dengan moyangnya, paruh panjang dan runcing disesuaikan makanan berupa serangga, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa biji-bijian, dan sebagainya buatan yang dilakukan manusia pada burung finch sehingga bentuk paruh burung finch berubah sesuai dengan makanannya terhadap jenis makanan yang berbeda, paruh panjang dan runcing disesuaikan makanan berupa serangga, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa biji-bijian, dan sebagainya terhadap jenis makanan yang sama, paruh panjang disesuaikan makanan berupa biji-bijian, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa madu, dan sebagainya PembahasanBurung finch di kepulauan Galapagos awalnya sekelompok burung migrasi dari Amerika Selatan. Burung-burung tersebut adalah burung pemakan biji-bijian. Ternyata di kepulauan Galapagos, jumlah bijian-terbatas. Terjadilah perebutan makanan. Yang kalah mati atau mencari alternatif makanan lain, seperti serangga, madu, tunas tumbuhan, benih, kaktus, dan lain-lain. Burung finch yang bertahan dengan makanan masing-masing, dari generasi ke generasi mengalami adaptasi morfologi pada bentuk dan ukuran paruhnya. Fenomena ini membawa Darwin pada kesimpulan bahwa individu yang beradaptasi pada habitat dengan baik akan mewariskan sifat unggul kepada generasi selanjutnya. Jadi, proses terjadinya variasi pada paruh burung finch adalah adaptasi terhadap jenis makanan B. Perdalam materi ini di Teori dan Petunjuk Evolusi [Soal UN dan Pembahasan]. Soal No. 40 tentang Hereditas pada Manusia [albino]Perhatikan peta silsilah berikut! Diagram di atas menunjukkan pasangan suami istri yang sama-sama memiliki kulit normal, tetapi sifat iris mata berbeda, yaitu suami iris hitam dan iris coklat. Mereka memiliki tiga anak seperti tampak pada gambar. Salah satu anak perempuannya menikah dengan laki-laki yang memiliki iris mata coklat dan kulit albino, seperti tampak pada gambar. Berapa kemungkinan pasangan tersebut memperoleh anak berkulit normal dan warna iris mata hitam, jika diketahui kelainan genetik albino disebabkan gen resesif pada autosom dan warna iris mata hitam disebabkan gen dominan pada autosom? keturunannya memiliki kulit normal dan warna iris mata hitam. ada keturunannya yang memiliki kulit normal dan warna iris mata hitam. keturunannya memiliki kulit normal dan warna iris mata hitam. orang dari empat anak memiliki kulit normal dan warna iris mata hitam orang dari delapan anak memiliki kulit normal dan warna iris mata hitam PembahasanMisalkan A_ kulit normal aa albino H_ iris mata hitam hh iris mata coklat Perkawinan antara 1 dan 2, keduanya berkulit norma, yang perempuan iris matanya coklat sedangkan yang laki-laki iris matanya hitam. P1 AAhh × AAHH F1 AAHh Kemudian perempuan F1 menikah dengan laki-laki albino dan berkulit coklat. P2 AAHh × aahh F2 AaHh kulit normal, iris mata hitam Aahh kulit normal, iris mata coklat Jadi, kemungkinan anaknya berkulit normal dan warna iris mata hitam 50% C. Perdalam materi ini di Hereditas pada Manusia [Soal UN dan Pembahasan]. Simak Pembahasan Soal Biologi UN 2019 selengkapnya. Simak juga Pembahasan Biologi UN 2014 Pembahasan Biologi UN 2015 Pembahasan Biologi UN 2016 Pembahasan Biologi UN 2017 Pembahasan Biologi UN 2018 Dapatkan pembahasan soal dalam file pdf di sini. Demikian, berbagi pengetahuan bersama Kak Ajaz. Silakan bertanya di kolom komentar apabila ada pembahasan yang kurang jelas. Semoga berkah.